30.9.07

Pemanasan Global (Global Warning) ?? Apaan nich ??

Mendengar kalimatnya mungkin bagi kita sudah tidak asing lagi. Karena kata-kata "Pemanasan Global" (Global Warning) sudah sangat sering terdengar dan terbaca dibeberapa media, TAPI, apakah kita ngerti maksudnya paan ?? So, kali ini kita coba mengulas 'barang' apaan "Pemanasan Global" itu dan kenapa bisa terjadi serta akibatnya paan ?? Hitung-hitung, sekedar tau biar gak jadi 'OON' permanent....hehehe...

Bahasa singkatnya, Pemanasan Global adalah terjadinya fenomena alam dengan terhadap peningkatan suhu panas bumi. Nah, kalo suhu panas bumi terus-terusan meningkat, maka akan mengakibat efek-efek yang cukup dasyat di muka bumi....(bisa jadi MUKA lo juga jadi kena imbas....)

Kog bisa terjadi Pemanasan Global ??

Aktivitas manusia yang meningkatkan konsentrasi selimut gas di atmosfer atau lebih dikenal dengan efek rumah kaca sehingga melebihi konsentrasi yang seharusnya membawa dampak pemanasan global dan perubahan iklim. Aktivitas tersebut berupa pengeluaran emisi dari kegiatan industri, kendaraan bermotor dan pembangkit listrik.

Penggunaan energi listrik yang berlebihan maupun alat elektronik yang tidak hemat listrik (termasuk ber-chating ria berlama-lama....hehehe), cara bertani yang salah, penebangan dan pembakaran hutan juga membawa dampak pada pemanasan global (membakar sampah termasuk gak ya......).

Pemanasan global dan perubahan iklim berdampak pada naiknya temperatur udara mencapai 1,5-4,5 derajat celcius dan merubah permukaan bumi secara radikal sehingga mempengaruhi kesehatan dan keamanan manusia. Kenaikan suhu permukaan bumi sebesar satu derajat celcius akan menaikkan permukaan laut setinggi 15 centimeter yang akan menenggelamkan kawasan pesisir. Diperkirakan dalam 5 hingga 15 tahun kedepan suhu bumi diperkirakan akan naik lagi hingga enam derajat celcius....(wow)

Terjadinya perubahan musim ini juga bisa berakibat musnahnya berbagai jenis flora dan fauna. Yuk, kita coba bayangin bersama, gara-gara pemasanan global, diperkirakan pada tahun 2070 sekitar 800 ribu rumah yang ada di pesisir harus dipindahkan dan sebanyak 2.000 dari 18 ribu pulau di Indonesia akan tenggelam akibat naiknya air laut dan jangan kaget kalo kawasan Green Land dan Kutub Utara diyakini ketebalan es-nya bakalan menipis. Nah kalo udah begini, akan ada ribuan pulau diseluruh dunia terancam hilang.......Busyet......!!! MAKSUD LO !!!!

Akibatnya apa sich ??

Selain kenaikan permukaan air laut 15 centimeter untuk setiap peningkatan 1 derajat celcius panas bumi, menipisnya ketebalan es pada daerah Green Land dan Kutub Utara menyebabkan terjadinya penyimpangan cuaca seperti El Nino dan El Nina. Maraknya badai dan banjir besar dikota-kota besar juga menjadi salah satu akibatnya. Perubahan cuaca ini akan sangat dirasakan oleh negara-negara didaerah tropis, seperti musim kemarau akan lebih panjang ketimbang musim penghujan.....(nah lo....Indonesia kena dunk.....)

Foto lembaran es Green Land yang mulai menipis
Kota-kota yang dulu dirasa sejuk, lambat laun akan mulai terasa panas, dan yang sudah panas....?? (pikirkan sendiri dech......). Diperkirakan juga dalam 1 hari masa waktunya akan lebih panjang, bukan 24 jam lagi....(so...siap-siap jam tangan lo beli baru lagi ya.....) .

Dari paparan diatas, mungkin kita di Indonesia sudah rasakan beberapa dampaknya....contoh, banjir di Jakarta, Bandung yang sudah berkurang sejuknya, musim kemarau yang sudah mulai panjang....(banyaknya tukang es yang berjualan dimusim kemarau....ini termasuk ciri-cirinya gak ya ???)

Apa kata dunia saat ini ???

Gerakan nyata yang sudah terlihat adalah PROTOKOL KYOTO yang prakarsai oleh PBB. Di Protokol Kyoto, beberapa negara maju dan berkembang telah sepakat memerangi secara bersama pemanasan global tersebut. Namun Protokol Kyoto ini tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan para ahli....Nah Lo.....KOG BISA....??

AS sebagai perekonomian terbesar dan produsen CO2 terbesar dunia, yang hingga sekarang menolak menandatangani Protokol Kyoto yang dimaksudkan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 5 persen dari tahun 1990 pada periode 2008-2012.

AS dan Australia dalam hal ini cenderung memandang sebelah mata maklumat Protokol Kyoto yang diprakarsai PBB. Protokol Kyoto yang intinya mempersyaratkan pengurangan drastis gas efek rumah kaca hanya disetujui negara-negara industri Eropa dan Jepang. Sementara AS dan Australia sepertinya berkepentingan dalam melindungi industri bisnis mereka (gas bumi di AS dan batubara di Australia) yang menyumbang gas emisi rumah kaca dalam kuantita over supply. Para petinggi AS, termasuk Kongres, mengemukakan dalih, pemanasan global tidak terkait dengan aktivitas manusia.....(nah lo, mana yang bener nich.....)

Tidak mengherankan saat ini para negara maju dengan egoisnya masih terus saling berlomba mensuplai emisi CO2 secara rutin.

Selain itu juga ada negara-negara seperti China dan India, juga masuk dalam daftar 16 negara produsen terbesar CO2 di dunia. Negara-negara berkembang yang sedang pada puncak pertumbuhan ini umumnya enggan untuk sedikit mengerem pertumbuhan ekonomi mereka, antara lain karena angka kemiskinan yang masih tinggi......(busyet....EGOIS banget nich....)

Indonesia juga termasuk sebagai salah satu negara yang paling disorot dunia sebagai negara tercepat kerusakan hutannya....(ssssstttttt kata sapa ???)

Terus kita harus ngapain dunk....??

Tentunya yang bisa lakukan adalah hal sederhana yang selama ini mungkin kita anggap sepele, tapi justru membawa manfaat bagi pengurangan pemanasan global (global warning).

Mulailah biasakan dengan mengurangi pemakaian energy yang berlebihan. Kalo biasanya kita pake listrik semau gue....saatnya kita kurangi. Ganti bola lampu pijar dirumah lo....dan belajar memanage waktu penggunaan listrik seperlunya.... Pemakaian AC, gak usah terlalu dingin, pakailah secukupnya... itu salah satu penghematan energy yang sederhana.... Penggunaan gas & minyak tanah dirumah mulai berhemat ria. Bagi lo yang perokok, jangan biasakan hidupkan rokok pake gas dapur, selain boros energy, berbahaya juga buat diri lo.....hiks...

Buang sampah pada tempatnya...Kata-kata itu sudah sering kita denger sejak jaman skul dulu...TAPI, terkadang kita alpa melakukannya....Penyebabnya...?? MALAS....(nah lo....). Gak ada salahnya mulai sekarang kita coba disiplin, buanglah sampah pada tempatnya (jangan sewaktu banjir kita paling kenceng teriaknya, sementara kita masih terus buang sampah sembarangan)... kalo masih MALAS juga....ya...jangan bikin sampah dunk....artinya.... kalo makan sesuatu yang ada bungkusnya, sekalian aja ditelan bungkusnya.....hahahhhaa.....

Kurangin menggunakan kenderaan bermotor, karena emisinya sangat berpengaruh pada lingkungan dan bisa berakibat pada boros bahan bakar...TERUS KE KANTOR atau SHOPPING PAKE APA DUNK.... Kalo udah ada jalur transportasi massal yang nyaman ditempat lo, kenapa gak coba beralih kesono...?? Tapi kalo belum ??? Kita desak pemerintah buat mikir....hehehehhe
Mulailah dari sekarang perbanyak kegiatan penghijauan didaerah sekitar, contohnya rumah kita...(artinya bukan mengecat warna hijau rumah & pagar lo ya...kalo ini yang lo lakukan, berarti lo OON beneran..). Bercocok tanam dan memperindah rumah dengan tanaman merupakan salah satu gerakan sederhana. Hindari semenisasi rumah lo gara-gara males nyiram bunga dan merawatnya.....

Penghematan air, mengurangi penggunaan plastik adalah point-point penting lainnya yang mesti diperhatikan.

So, bro & sista, mudah-mudahan paparan sederhana diatas, bisa mengilhami kita untuk sama-sama berpikir tentang pentingnya arti menjaga lingkungan...(jangan pacar lo aja yang dijaga terus......hiks...).

Apa kata dunia ntar, kalo kita yang muda-muda gak ikut support......!!!!!

Ma'af kalo ada paparan diatas yang kurang mengena ketujuannya...tapi, at least bisa bermanfaatlah....


Terima kasih // Thank You // Xie Xie // Sukriya // Merci // Arigato // Haturnuhun....


Salam//
== Bagas ==
Cabe Giling Community

1 comment:

Anonymous said...

Iya, nih... Turut prihatin dengan pemanasan global. Bukannya g mau peduli, tp kayaknya kalo peduli pun sia2 aja, deh. Habis banyakan yg g peduli drpd yg peduli.

Tapi gw ttp berusaha semaksial gw untuk mengurangi pemanasan global, soalnya gw g mau masa depan gw kayak neraka (panas maksudnya)..... Tp kyknya yg gw lakukan g ada pengaruhnya, krn cuma buat gw sendiri. Sehemat2nya make listrik d rumah, rekening listrik cuma beda 5rb. Mau nanem po'on, halaman rumah cuma 2 meter persegi. Mau nyampah, nyampah apaan? Pulang ke rumah cuma buat tidur doank..huakakaka

Kalo cabe giling bisa bikin kegiatan yang bisa ngurangin pemanasan global.... gw ikuttt.

*Retno*